5 Negara Termuda di Dunia, Nomor 4 Pernah Jadi Bagian dari Indonesia

Spots & Destinasi

Travel / Spots & Destinasi

5 Negara Termuda di Dunia, Nomor 4 Pernah Jadi Bagian dari Indonesia

5 Negara Termuda di Dunia, Nomor 4 Pernah Jadi Bagian dari Indonesia

KEPONEWS.COM - 5 Negara Termuda di Dunia, Nomor 4 Pernah Jadi Bagian dari Indonesia MENGENAL 5 negara termuda di dunia. Sejumlah negara ini diketahui berhasil membangun sebuah pemerintahan dengan usaha untuk mendapat pengakuan dunia, kedaulatan, bahkan kemerdekannya. Tentu saja setia...

MENGENAL 5 negara termuda di dunia. Sejumlah negara ini diketahui berhasil membangun sebuah pemerintahan dengan usaha untuk mendapat pengakuan dunia, kedaulatan, bahkan kemerdekannya.

Tentu saja setiap negara di dunia mempunyai usia yang berbeda, ada yang sudah berusia tua, namun ada juga sederet negara yang masih berusia muda.

Nah, apa saja negara yang masuk menjadi 5 negara termuda di dunia? Berikut Okezone telah merangkumnya spesial untuk Kamu.

5. Palau (1994)

Palau, secara resmi bernama Republik Palau ialah sebuah negara kepulauan di Samudra Pasifik. Negara ini merdeka pada 1 Oktober 1994 dari Wilayah Perwalian Kepulauan Pasifik yang diperintah Amerika Serikat. Palau terdiri dari 8 pulau utama dan sedikitnya 250 pulau kecil.

Palau merupakan negara kepulauan yang terletak di Samudra Pasifik. Pulau yang mempunyai wilayah paling padat penduduknya antara lain Angaur, Babeldaob, Koror, dan Peleliu. Mempunyai sekitar dua-pertiga dari penduduk tinggal di Koror.

Catat! Ini 68 Negara yang Sudah Mendapatkan Wisatawan dari Indonesia

Timor Leste

(5 Negara Termuda di Dunia, Timor Leste/Foto: IG/@toococco)

4. Timor Leste (1999)

Timor Leste secara resmi bernama Republik Demokratik Timor Leste. Sebuah negara yang sebelumnya bernama pulau Timor Timur di Indonesia yang berhasil mendapat kemerdekaan pada 20 Mei 2002.

Timor Timur sempat dinyatakan sebagai provinsi ke-27 oleh Indonesia pada 1976. Namun ternyata, pendudukan Indonesia di Timor Timur ditandai oleh konflik yang sangat keras selama beberapa dasawarsa antara kelompok separatis (khususnya Fretilin) dan militer Indonesia.

Pada 30 Agustus 1999, dalam sebuah referendum yang disponsori PBB, mayoritas rakyat Timor Timur lebih memilih untuk lepas dan merdeka dari Indonesia.

Comments