5 Kuliner Legendaris di Pasar Beringharjo Jogja, Hidden Gems Murah Meriah

Food & Kuliner

Travel / Food & Kuliner

5 Kuliner Legendaris di Pasar Beringharjo Jogja, Hidden Gems Murah Meriah

5 Kuliner Legendaris di Pasar Beringharjo Jogja, Hidden Gems Murah Meriah

KEPONEWS.COM - 5 Kuliner Legendaris di Pasar Beringharjo Jogja, Hidden Gems Murah Meriah Jikalau mengunjungi Malioboro untuk jalan-jalan dan berfoto, Kamu juga wajib mampir ke Pasar Beringharjo. Bukan hanya belanja, tapi juga merasakan kulinernya. Banyak sekali masakan legendaris di Pasar...

Jikalau mengunjungi Malioboro untuk jalan-jalan dan berfoto, Kamu juga wajib mampir ke Pasar Beringharjo. Bukan hanya belanja, tapi juga merasakan kulinernya. Banyak sekali masakan legendaris di Pasar Beringharjo Jogja terlalu sayang untuk dilewatkan.

Pasar Beringharjo merupakan pasar terbesar sekaligus ikon Kota Yogyakarta yang erat dengan sejarah di dalamnya. Pasar ini berdiri semenjak tahun 1758 dan menjadi pusat perdagangan pada masa VOC. Nama "Beringharjo" sendiri diberikan oleh Sultan Hamengkubuwono VIII yang mempunyai arti pohon beringin.

Di pasar tradisional ini, Kamu bisa menikmati banyak sekali macam jenis makanan, mulai dari makanan ringan hingga makanan berat. Ada beberapa rekomendasi masakan yang wajib Kamu coba, antara lain:

Pedagang sate kere, Suwarni (67) melayani pembeli di Pasar Beringharjo sisi selatan, Senin (6/4/2020). [Suarajogja.id / M Ilham Baktora]Pedagang sate kere, Suwarni (67) melayani pembeli di Pasar Beringharjo sisi selatan, Senin (6/4/2020). [Suarajogja.id / M Ilham Baktora]

1. Sate Kere Pasar Beringharjo

4 Mitos Seputar Diet yang Masih Dipercaya oleh Masyarakat

Bila Kamu mengunjungi area Pasar Beringharjo, pasti banyak orang berjualan sate berjejer di depan pasar. Sate kere dibuat dari gajih atau lemak sapi yang diberi bumbu rempah-rempah dan kecap. Makanan ini mempunyai cita rasa kenyal dan lebih nikmat kalau disantap bersama ketupat.

Kamu bisa membeli sate kere di Pasar Beringharjo mulai pukul 08.00 hingga 15.30 WIB. Harga sate ini dibanderol mulai dari Rp3 ribu.

2. Pecel Senggol

Pada area pintu barat Pasar Beringharjo, Kamu akan mendapati orang berjualan pecel senggol. Pecel senggol terbuat dari campuran daun pepaya, daun kenikir, selada, bayam, kecambah, wortel, kol, dan beberapa bahan lainnya.

Biar lebih mantap, Kamu bisa mencoba sate usus, sate jamur, tempe bacem, dan cemilan-cemilan lainnya. Pecel senggol dibanderol mulai dari Rp10 ribu dan bisa Kamu beli mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB.

Sebut Belum Dapat Ruang Diskusi, Pedagang Jalan Perwakilan Desak Pemkot Yogyakarta Segera Beri Solusi

3. Dawet Mbah Hari

Dawet Mbah Hari terletak di bagian sisi utara pasar. Mbah Hari disebut telah berjualan dawet semenjak tahun 1965. Tak heran, dawet racikannya menjadi salah satu masakan legendaris di Pasar Beringharjo Jogja. Dawet tersebut berisikan cendol putih dan hijau, cincau, kuah santan, gula jawa, dan buah nangka.

Dawet Mbah Hari dibanderol dengan harga mulai dari Rp5 ribu dan bisa dibeli mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB.

Pasar Beringharjo Jogja - (SuaraJogja.id/Eleonora PEW)Pasar Beringharjo Jogja - (SuaraJogja.id/Eleonora PEW)

4. Bakmi Pentil Bu Marzuki

Sebagai berita, hanya Bu Marzuki yang menjual bakmi pentil di Pasar Beringharjo. Oleh karena itu, banyak orang yang penasaran dan rela antri untuk merasakan makanan ini.

Bakmi pentil mempunyai tekstur kenyal seperti karet pentil yang dilengkapi dengan beberapa bumbu seperti bawang putih, kemiri, dan bawang. Bakmi pentil ini dibanderol mulai dari Rp5 ribu yang dapat dibeli semenjak pagi untuk menghindari antrean panjang dan stok habis.

5. Sego Empal Bu Warno

Sego Empal Bu Warno juga termasuk masakan legendaris di Pasar Beringharjo Jogja. Empal direbus selama kurang lebih 6 jam dengan memakai tungku kayu. Setelah itu, empal didiamkan semalaman agar bumbu-bumbu dapat meresap sebelum siap untuk digoreng.

Sego empal ini dapat dibanderol mulai dari Rp19 ribu dan buka pukul 08.00 hingga 15.00 WIB di area selatan parkir lantai 2 Pasar Beringharjo.

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Comments