5 Kisah pengorbanan ayah demi anak bikin haru, ada yang rela dicambuk

Kepo Stories

Ragam / Kepo Stories

5 Kisah pengorbanan ayah demi anak bikin haru, ada yang rela dicambuk

5 Kisah pengorbanan ayah demi anak bikin haru, ada yang rela dicambuk

KEPONEWS.COM - 5 Kisah pengorbanan ayah demi anak bikin haru, ada yang rela dicambuk Usaha orangtua memang tak bisa dilepaskan dari kehidupan anak. Mereka akan rela melakukan apa saja demi membuat anaknya bahagia, termasuk sang ayah.Meski anak lebih dekat dengan sang ibu, tentu sosok...
Loading...

Usaha orangtua memang tak bisa dilepaskan dari kehidupan anak. Mereka akan rela melakukan apa saja demi membuat anaknya bahagia, termasuk sang ayah.

Meski anak lebih dekat dengan sang ibu, tentu sosok ayah tak bisa dilepaskan perannya. Ia mencari nafkah dan bertanggung jawab untuk keluarganya.

Berikut ini ada lima kisah pengorbanan ayah demi anak yang dihimpun dari banyak sekali sumber, Minggu (22/1). Siap membuat hatimu teriris. Usaha sang ayah patut diacungi jempol, salut!

1. Rela menjadi kuda-kudaan di tempat umum.

foto: istimewa.

Sang anak mengidap penyakit leukimia, salah satu ayah di Kota Heifei, China pun rela melakukan apapun demi mendapat uang. Ia pun memberikan diri kepada siapapun yang lewat di depannya untuk menunggangi kuda. Tiap tunggangan ia hargai Rp 12.000.

2. Ayah menikahi putrinya berusia 16 bulan.

foto: istimewa.

Memiliki anak merupakan kebahagiaan bagi orangtua, namun demikian kebahagiaan itu seketika terenggut. Mirip yang dirasakan, Andy Barnand. Ayah dari bayi berusia 16 bulan ini harus menelan pil pahit ketika mengetahui kondisi anaknya. Sang anak perempuan divonis menderita kanker otak.

Andy dan istri sangat terpukul mengetahui kondisi tersebut. Semenjak kelahiran sang anak, Andy telah berjanji pada diri sendiri untuk mendampingi sang anak hingga pernikahan tiba. Karena kondisi ketika ini berbeda, ia pun memutuskan untuk menikahi sang bayi. Hal tersebut dilakukan karena dokter memvonis usia anaknya tak akan lama lagi.

3. Rawat anak yang sakit selama 50 tahun.

foto: shanghaiist.com

Usia ayah bernama Qian Guanhua ini sudah tak muda lagi, 80 tahun. Telah lebih dari 50 tahun, ia memiliki putra yang sedang mengidap penyakit. Diketahui semenjak 10 hari setelah kelahiran, sang anak mengalami demam tinggi. Semenjak ketika itu, sang dokter mevonis anak laki-lakinya, Qian Yougen menderita penyakit polio.

Penyakit polio merupakan penyakit yang membuat pengidapnya mengalami kelumpuhan, sehingga tidak bisa berjalan sendiri. Sang anak semakin dewasa dan tumbuh, begitu pula sang ayah. Kondisi sang ayah pun semakin tak kuat, ia kerap pernah mengalami kecelakaan ketika bekerja di ladang. Karena kecelakaan tersebut, tiga jarinya terluka. Sang istri pun memiliki penyakit jantung yang membuat Qian Guanhua ini merawat anaknya dengan tenaganya sendiri.

4. Rela diet demi putrinya.

foto: istimewa.

Ayah asal Hangzhou, China bernama Sheng Biao memiliki berat badan 123 kilogram. Ia memiliki seorang putri berusia empat tahun. Suatu ketika, sang anak menolak untuk dijemput sang ayah. Sang putri menolak karena banyak sahabat meledek dirinya karena ukuran badan sang ayah.

Mendengar kritik dari sang anak, Sheng pun melakukan diet. Demi sang anak, ia pun rela menurunkan berat badannya. Sheng pun berhasil menurunkan hingga angka 48 kilogram. Salut dengan usaha sang ayah!

5. Ayah korbankan diri dicambuk agar penuhi biaya pengobatan anak.

foto: Dailymail.co.uk

Seorang ayah di China sudah merasa depresi dan tak tahu harus melakukan apa. Fan Fugui, ayah satu anak ini pun tak mempunyai pilihan lain untuk mendapatkan uang. Fan Fugui merasa frustasi dengan masalah yang menimpanya. Anak semata wayang yang berumur satu tahun menderita penyakit mata dan membutuhkan operasi.

Biaya operasi membutuhkan dana yang tak sedikit. Terbelit dalam kehidupan yang serba kekurangan, membuat sang ayah pun rela dicambuk untuk mendapatkan uang. Sang ayah ditemani istri dan anaknya menjajakan diri pad sebuah jalan di Beijing. Sang ayah membawa papan yang bertuliskan ia rela dicambuk oleh orang. Kendati demikian, sang ayah mematok tarif per cambuk sebesar Rp 16.000. Banyak orang yang iba dengan kondisi keluarga Fan Fugui ini.

Kelima kisah tadi sungguh menggungah hati. Usaha yang dilakukan sang ayah demi anaknya ini bisa membuat siapapun ingin memeluk ayah sesegera mungkin. Terima kasih ayah!

(pep)

Comments