5 Gangguan Penglihatan Paling Banyak Diderita Orang, Lengkap dengan Gejalanya

Kesehatan

Life & Style / Kesehatan

5 Gangguan Penglihatan Paling Banyak Diderita Orang, Lengkap dengan Gejalanya

5 Gangguan Penglihatan Paling Banyak Diderita Orang, Lengkap dengan Gejalanya

KEPONEWS.COM - 5 Gangguan Penglihatan Paling Banyak Diderita Orang, Lengkap dengan Gejalanya BADAN Kesehatan Dunia (WHO) mencatat bahwa sekitar 1 miliar orang di dunia mempunyai gangguan penglihatan, baik itu rabun dekat maupun rabun jauh yang dapat dicegah atau belum ditangani. Masalah pada...

BADAN Kesehatan Dunia (WHO) mencatat bahwa sekitar 1 miliar orang di dunia mempunyai gangguan penglihatan, baik itu rabun dekat maupun rabun jauh yang dapat dicegah atau belum ditangani.

Masalah pada mata ini sejatinya bisa dialami oleh semua jenis usia, namun hingga sekarang kasusnya didominasi oleh individu berusia di atas 50 tahun. Selain gangguan penglihatan, masalah mata yang banyak dialami juga ialah kebutaan.

Nah, menjelang Hari Penglihatan Sedunia 2021 yang jatuh pada 14 Oktober besok, MNC Portal coba mengedukasi masyarakat terkait 5 masalah mata yang paling banyak dialami dan bagaimana cara pencegahannya. Dilansir dari laman Iris Vision, berikut paparan selengkapnya:

1. Katarak

Katarak

Katarak merupakan salah satu masalah mata yang paling banyak terjadi. Pembentukan daerah keruh di lensa mata disebut sebagai katarak. Cahaya melewati lensa mata yang jernih ke retina Kamu (seperti kamera), tempat gambar diproses. Dengan katarak yang mempengaruhi lensa mata, cahaya tidak dapat melewati retina dengan cukup lancar.

Akibatnya, Kamu tidak dapat melihat sejelas orang tanpa katarak dan mungkin juga melihat lingkaran cahaya atau silau di sekitar lampu di malam hari.

Bagaimana gejalanya?

Sebagian besar karena waktu. Pembentukan katarak merupakan proses yang lambat, tanpa gejala khas seperti nyeri, mata berair, atau mata merah. Namun, ada beberapa gejala yang mengarah ke kondisi katarak, seperti

Penglihatan kabur, berkabut, atau redup

Masalah melihat di malam hari

Masalah melihat melalui cahaya dan silau

Melihat 'lingkaran cahaya' di sekitar lampu

Sering mengganti lensa kontak atau kacamata

Tampilan warna yang pudar

Pahami Pemicu Katarak pada Anak Baru Lahir, Termasuk Cara Penyembuhannya

2. Glaukoma

Glaukoma merupakan kondisi mata di mana saraf optik mata rusak, semakin memburuk dari waktu ke waktu. Sebagian besar, itu menghasilkan penumpukan tekanan di dalam cairan di mata Kamu, yang berpotensi merusak saraf optik yang bertanggung jawab untuk mentransmisikan gambar ke otak.

Peningkatan tekanan ini juga disebut sebagai tekanan intraokular, juga dapat menyebabkan kehilangan penglihatan permanen jikalau terus berlanjut untuk jangka waktu yang lebih lama. Jikalau tidak diobati, glaukoma dapat menyebabkan kebutaan permanen dalam hitungan beberapa tahun.

Glaukoma mempunyai 2 tipe, Open-angle glaukoma dan Angle-closure glaukoma. Keduanya pun mempunyai gejala yang berbeda:

Open-angle Glaukoma

Tidak ada gejala yang pasti di awal kejadian, namun beberapa laporan mengungkapkan penglihatan seseorang akan seperti 'terowongan' di mana cukup gelap di sisi kanan dan kiri dan ini terjadi pada kedua mata.

Angle-closure glaukoma

Kalau seseorang mengalami masalah ini, kebutaan bisa terjadi dalam waktu satu atau dua hari saja, karena itu perlu tindakan segera bila sudah terjadi gejala seperti sakit parah di mata disertai mual dan muntah. Kemudian, gangguan penglihatan yang datang tanpa aba-aba atau mendadak di ruangan kurang cahaya, penglihatan kabur, dan mata merah.

3. Diabetik retinopati

Periksa Mata

Diabetik retinopati pada dasarnya ialah komplikasi diabetes yang mempengaruhi mata, menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah yang menyebar ke seluruh jaringan peka cahaya retina (bagian belakang mata).

Siapapun yang mempunyai diabetes tipe 1 atau tipe 2 dapat mengembangkan kondisi mata ini, terutama mereka yang menderita diabetes dalam waktu lama dengan kadar gula darah yang fluktuatif. Biasanya, kedua mata terkena retinopati diabetik.

Bagaimana gejalanya?

Mungkin tidak ada gejala yang terlihat pada tahap awal masalah mata ini. Namun, ketika masalah berkembang ke tahap selanjutnya, gejala berikut mungkin muncul:

Bintik-bintik gelap atau benang mengambang melalui penglihatan Kamu (floaters)

Pengenalan warna terganggu

Penglihatan berfluktuasi

Penglihatan kabur

Kehilangan penglihatan

Comments