5 Fakta Kerajaan Agung Sejagat di Purworejo, hebohkan masyarakat

Nasional

News / Nasional

5 Fakta Kerajaan Agung Sejagat di Purworejo, hebohkan masyarakat

5 Fakta Kerajaan Agung Sejagat di Purworejo, hebohkan masyarakat

KEPONEWS.COM - 5 Fakta Kerajaan Agung Sejagat di Purworejo, hebohkan masyarakat 1. Miliki singgasana seperti kerajaan pada umumnya. foto: Twitter/@aritsantoso Layaknya sebuah kerajaan pada umumnya, Keraton Agung Sejagat juga mempunyai singgasana yang ditempati oleh pemimpin mere...
Loading...

1. Miliki singgasana seperti kerajaan pada umumnya.

foto: Twitter/@aritsantoso

Layaknya sebuah kerajaan pada umumnya, Keraton Agung Sejagat juga mempunyai singgasana yang ditempati oleh pemimpin mereka, Sinuhun dan Kanjeng Ratu. Singgasana dari pemimpin Keraton Agung Sejagat ini pun berwarna hitam, merah serta emas.

Dalam foto yang beredar di sosmed, seperti yang diunggah oleh akun Twitter @aritsantoso pada Senin (13/1) terlihat bila ruangan tersebut mempunyai ornamen yang didominasi berwarna emas.

2. Diklaim bukan peredaran sesat.

foto: Twitter/@aritsantoso

Menurut penasihat Keraton Agung Sejagat, Resi Joyodiningrat, kerajaan yang berada di Purworejo ini bukan alira sesat seperti yang dikhawatirkan oleh masyarakat. Ia juga mengungkapkan kalau kerajaan ini merupakan kerajaan yang muncul dikarenakan telah berakhirnya perjanjian 500 tahun lalu.

Perjanjian tersebut mulai terhitung semenjak hilangnya Kemaharajaan Nusantara, yaitu pada imperium Majapahit, pada 1518 hingga 2018 lalu. Menurutnya, berakhirnya perjanjian yang dilakukan oleh penguasa imperium Majapahit dengan Portugis, maka berakhir pula dominasi kekuasaan barat mengontrol dunia. Kekuasaan tertinggi pun harus dikembalikan ke pemiliknya, yaitu Keraton Agung Sejagat sebagai penerus dari Medang Majapahit, yang merupakan Dinasti Sanjaya dan Syailendra.

3. Mempunyai ratusan pengikut.

foto: Twitter/@aritsantoso

Pada acara kirab budaya yang jadi sorotan publik, diketahui jikalau pengikut Keraton Agung Sejagat ini mencapai 450 orang. Bahkan, dari akun Twitter @aritsontoso menyebut, kalau pengikut dari kerajaan tersebut bukanlah orang asli Purworejo. Ia menyebut bila hanya dua orang saja yang turut bergabung dengan prosesi kirabnya.

Comments