4 Kiat Memulihkan Diri setelah Perceraian

Kesehatan

Life & Style / Kesehatan

4 Kiat Memulihkan Diri setelah Perceraian

4 Kiat Memulihkan Diri setelah Perceraian

KEPONEWS.COM - 4 Kiat Memulihkan Diri setelah Perceraian Menurut Vikki Stark, MSW, terapis keluarga dari Kanada, umumnya seseorang butuh waktu 2 tahun untuk pulih dari stress berat perceraian. Satu tahun pertama ialah masa seseorang membenahi perasaannya...
Loading...

Menurut Vikki Stark, MSW, terapis keluarga dari Kanada, umumnya seseorang butuh waktu 2 tahun untuk pulih dari stress berat perceraian. Satu tahun pertama ialah masa seseorang membenahi perasaannya. Berjuang mencari pertolongan atau menolong dirinya sendiri, lewat banyak sekali cara, ungkap Vikki, yang juga menulis 3 buku perihal perceraian termasuk Runaway Husbands: The Abandoned Wife's Guide to Recovery and Renewal.

(Depositphotos)

(Depositphotos)

Membuat catatan harian

Kemudian curahkan rasa sedih, pergolakan batin dan emosi lewat tulisan. Kamu bisa menulis apa saja dan dalam bentuk apa saja. Salah satunya catatan harian. Menurut Sharon Gilchrest O'Neil, terapis pernikahan dan keluarga dari New York, AS, menulis atau membuat catatan harian bisa menolong orang mengatasi stres atau stress berat. Ini salah satu terapi yang diterapkan kepada kliennya yang berusaha memulihkan diri pascaperceraian.

Mereka yang menulis pengalaman-pengalaman tidak menyenangkan dalam pernikahan umumnya menunjukkan adanya perbaikan suasana hati. Selain menulis pengalaman yang lalu, Kamu bisa mencatat hari demi hari kegiatan Kamu, selama proses pemulihan. Lihat betapa buruknya pernikahan Kamu dulu, tapi lihat bagaimana kini Kamu perlahan-lahan bangkit. Ini bisa menginspirasi, memotivasi diri Kamu sendiri, bilang Sharon.

Melakukan hal-hal yang disukai sebelum menikah

Beberapa orang menyalahkan diri sendiri atas sebuah perceraian. Kamu berpikir ada yang salah dengan diri Kamu sehingga hubungan ini tidak bisa berjalan dengan baik. Kamu harus berupaya mengembalikan kepercayaan dan keyakinan diri bahwa Kamu berharga, terang psikolog, terapis pernikahan dan keluarga, juga penulis buku After Your Divorce dari California, AS, Robert Alberti, PhD.

Telusuri kembali hobi Kamu, aktivitas yang Kamu sukai sebelum menikah, begitu Robert menyarankan kliennya untuk mengembalikan rasa percaya diri. Khususnya bila Kamu menikah dalam waktu yang lama, pasti ada hal-hal yang mulanya Kamu sukai, Kamu korbankan demi pasangan atau anak. Menemukan dan mengerjakan kembali minat Kamu pada masa lalu penting dalam membangun kembali diri Kamu, ucapnya. Tidak hanya memupuk kepercayaan diri, tapi juga membuat Kamu melupakan kesedihan.

Mencari bantuan profesional

Sharon mengatakan, bicara dan menangis di bahu sahabat untuk beberapa orang bisa jadi tak cukup mengempas kegalauan. Semua tergantung pada latar belakang perceraian Kamu. Perceraian yang disebabkan perselingkuhan atau kekerasan fisik dalam rumah tangga misalnya, bisa meninggalkan stress berat mendalam. Agar Kamu benar-benar membuka lembaran baru yang sehat, ia menyarankan berkonsultasi dengan psikolog, terapis, atau konsultan spiritual. Memotivasi diri sendiri bagi beberapa orang tidaklah mudah. Apalagi bila masalah yang melatari perceraian cukup berat, Kamu butuh bantuan profesional untuk membenahi diri, ungkap Sharon.

Rekomendasi

Comments