2 Miliarder Indonesia Masuk Daftar Orang Kaya Dermawan Asia, Siapa Saja?

Ekonomi & Bisnis

News / Ekonomi & Bisnis

2 Miliarder Indonesia Masuk Daftar Orang Kaya Dermawan Asia, Siapa Saja?

2 Miliarder Indonesia Masuk Daftar Orang Kaya Dermawan Asia, Siapa Saja?

KEPONEWS.COM - 2 Miliarder Indonesia Masuk Daftar Orang Kaya Dermawan Asia, Siapa Saja? JAKARTA - Forbes telah mengeluarkan 30 nama pengusaha di Asia yang terkenal akan kedermawanannya. Di antara 30 nama pengusaha tersebut, ada dua pengusaha asal Indonesia. Berikut ini ialah dua pengusah...
Loading...

JAKARTA - Forbes telah mengeluarkan 30 nama pengusaha di Asia yang terkenal akan kedermawanannya. Di antara 30 nama pengusaha tersebut, ada dua pengusaha asal Indonesia.

Berikut ini ialah dua pengusaha Indonesia yang gemar memberi menurut Forbes, Selasa (03/12/2019).

1. Theodore Rachmat (76 tahun)

Rachmat menduduki posisi ke dua sebagai pengusaha gemar memberi versi forbes, Pendiri dari Grup Triputra Indonesia ini telah menyumbangkan hampir USD5 juta atau sekitar RP70 miliar ( dalam kurs Rp14.038) untuk A&A Rachmat Compassionate Service Foundation miliknya, yang menyokong peluang pendidikan, perawatan kesehatan dan panti asuhan.

Yayasan yang diluncurkan pada tahun 1999 ini dibentuk sebagai pemberi dana beasiswa, dan telah memberikan beasiswa kepada 21.000 penerima selama bertahun-tahun, dengan Rachmat menyumbang USD12,5 juta atau sekitar Rp175 miliar.

Daftar 10 Orang Kaya Paling Gemar memberi di Asia, Ada dari Indonesia?

Dana yang diberikan digunakan untuk memastikan bahwa siswa tetap bersekolah dan belajar secara efektif dari tahap awal, selain itu yayasan ini juga menyelenggarakan program pelatihan tahunan untuk guru sekolah dasar. Pada 2005, yayasan ini berkembang menjadi layanan kesehatan dan mendirikan klinik di daerah pedesaan dengan biaya kurang dari USD2 atau sekitar Rp28.075 per kunjungan.

2. Anderson Tanoto (30 tahun) & Belinda Tanoto (34 tahun)

Kedua kakak beradik ini telah menyumbang melalui Tantono Foudation, sebesar USD16,7 juta atau sekitar Rp234 miliar, jumlah naik 30% dari tahun 2018. Dana ini digunakan untuk menyokong dan menyediakan pendidikan untuk semua kalangan umur, dari anak usia dini hingga universitas.

rupiah

Hal ini juga bertujuan untuk mencegah terhambatnya pendidikan pada anak-anak Indonesia yang menimpa sekitar 10 juta pemuda Indonesia. Dari keduanya, Belinda merupakan yang paling aktif terlibat dalam yayasan dan berfokus terutama pada pendidikan anak usia dini. Yayasan ini sejauh ini telah melatih 15.000 guru dan mendanai hampir 7.500 beasiswa universitas.

(kmj)

Loading...

Comments