11 Juta Baterai Diganti Disebut Biang Penjualan iPhone Melemah

Tekno & Gadget

Updates / Tekno & Gadget

11 Juta Baterai Diganti Disebut Biang Penjualan iPhone Melemah

11 Juta Baterai Diganti Disebut Biang Penjualan iPhone Melemah

KEPONEWS.COM - 11 Juta Baterai Diganti Disebut Biang Penjualan iPhone Melemah Beberapa minggu lalu, Apple sempat menyalahkan program ganti baterai sebagai salah satu penyebab melemahnya penjualan iPhone. Namun, pihaknya tidak menyebut berapa jumlah baterai yang diganti. Kali in...


Beberapa minggu lalu, Apple sempat menyalahkan program ganti baterai sebagai salah satu penyebab melemahnya penjualan iPhone.

Namun, pihaknya tidak menyebut berapa jumlah baterai yang diganti. Kali ini, ada kabar yang menyebut jumlah baterai yang diganti oleh Apple di program tersebut tercatat hingga 11 juta baterai.

Kabar ini diduga disampaikan oleh CEO Apple, Tim Cook, yang membeberkan berita terkait jumlah baterai yang diganti selama program ganti baterai di tahun 2018 dalam sesi all-hands meeting.

Diketahui, biasanya Apple hanya mengganti 1 hingga 2 juta baterai ponsel setiap tahunnya. Namun berkat program penggantian baterai iPhone lama (versi iPhone 6 ke bawah) yang berlangsung selama setahun penuh, angka itu sekiranya meningkat 11 kali lipat dari biasanya dalam kurun waktu satu tahun.

Meski begitu, angka ini masih simpang siur mengingat bukan angka resmi dari Apple dan masih sekedar sangkaan.

Masih belum jelas juga kenapa Apple tidak peka terhadap program ganti baterai yang disebut mempengaruhi penjualan iPhone terbaru atau angka upgrade iPhone.

Namun, ada spekulasi yang menyebut bahwa Apple sebenarnya tahu penggantian baterai meningkat daripada biasanya, namun efeknya baru dirasakan pihak Apple setelah iPhone keluaran 2018 dirilis.

Penampakan Fisik iPhone Lipat sudah Beredar Luas?

Pada waktu itu, model iPhone terbaru disebut sepi peminat lantaran sebagian orang banyak yang lebih memilih mengganti baterainya.

Oleh karena itu, Apple pun sempat menyalahkan program ganti baterai pasca penjualannya iPhone anyarnya melemah.

Sebagai berita, harga baterai dalam program ganti baterai disebut mendapat korting besar dari harga normal 79 dollar AS (Rp 1 jutaan) menjadi 29 dollar AS (Rp 400.000-an).

Selain murah, penggantian baterai juga disebut membawa peningkatan performa untuk sebagian pengguna iPhone lama.

Walhasil, banyak calon pembeli iPhone baru yang mengurungkan niatnya dan lebih memilih untuk bertahan dengan perangkat lama lewat penggantian baterai.

Inilah, antara lain, yang dituding sebagai salah satu penyebab pendapatan Apple diproyeksikan meleset sebesar 9 miliar dollar AS pada kuartal I-2019 ini, dari 93 miliar dollar AS tahun lalu menjadi 84 miliar dollar AS, sebagaimana dihimpun dari 9to5Mac, Kamis (18/1/2019).

Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "11 Juta Baterai iPhone Diganti Sepanjang 2018, Naik dari 2 Juta"

11 Juta Baterai Diganti Disebut Biang Penjualan iPhone Melemah

Comments