1.032 Dosis Vaksin Covid-19 di Jepang Rusak Gara-gara Freezer

Internasional

News / Internasional

1.032 Dosis Vaksin Covid-19 di Jepang Rusak Gara-gara Freezer

1.032 Dosis Vaksin Covid-19 di Jepang Rusak Gara-gara Freezer

KEPONEWS.COM - 1.032 Dosis Vaksin Covid-19 di Jepang Rusak Gara-gara Freezer Laporan Koresponden Tribunnews, Richard Susilo dari Jepang TOKYO - Menteri yang bertanggung jawab atas reformasi regulasi, Taro Kono menyelidiki penyebab kerusakan 1.032 dosis vaksin karena freezer y...

Laporan Koresponden Tribunnews, Richard Susilo dari Jepang

TOKYO - Menteri yang bertanggung jawab atas reformasi regulasi, Taro Kono menyelidiki penyebab kerusakan 1.032 dosis vaksin karena freezer yang menyimpannya rusak.

"Freezer untuk menyimpan vaksin virus corona rusak dan tidak dapat digunakan sehingga 1.032 dosis vaksin Pfizer pun rusak," papar Taro Kono, Selasa (2/3/2021).

Untuk itu Kono akan menyusun pedoman sehingga dia bisa mengantisipasi lebih baik di masa depan.

Menurut Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Jepamh, pada tanggal 26 Januari 2021 di sebuah institusi medis yang telah divaksinasi sebelumnya oleh staf medis dengan vaksin, freezer suhu ultra-rendah = deep freezer untuk penyimpanan vaksin rusak, sehingga tidak mungkin untuk memakai 1.032 dosis vaksin yang ada di dalamnya.

2 Warga AS yang Membantu Pelarian Chairman Nissan Jepang Carlos Ghosn Sore Nanti Tiba di Tokyo

Jepang Minta China Hentikan Tes Swab Lewat Usap Anal Bagi Warganya yang Masuk ke Negara itu

"Kami akan menyelidiki penyebabnya setelah pemasok mengambil alih freezer hari ini. Perusahaan yang sama telah mengirimkan 100 unit secara nasional, tetapi sejauh ini suhu penyimpanan telah menyimpang. Tidak ada laporan wacana ini. Saya ingin menyelidiki penyebabnya dengan tegas dan cepat," kata Taro Kono kepada wartawan setelah rapat kabinet.

Kono juga menunjukkan bahwa "Bila kita mempertimbangkan bencana alam, kita pikir ini akan terjadi di masa depan."

Demikian pula mengungkapkan gagasan untuk menyusun pedoman sehingga dapat menanggapi keadaan yang tidak terduga seperti bencana.

Selain itu, sehubungan dengan fakta bahwa vaksin yang dikembangkan oleh Pfizer dan lainnya kini dapat diangkut dalam freezer umum, Menteri Kono mengatakan, "Saya tidak berpikir untuk mengubah jadwal inokulasi, tetapi saya sedang mengadakannya untuk vaksin yang dibuat oleh Moderna. Saya ingin berpikir untuk memakai freezer itu untuk Moderna."

Pemkot Tangerang kembali menggelar penyuntikan vaksin Covid-19 kepada 3000 orang peserta dengan sasaran pedagang pasar, karyawan dan tenan mal yang digelar di 3 lokasi yakni di Pasar Anyar, Pasar Malabar dan Tangcity Mall, Senin (1/3/2021). Pemberian vaksin ini diharapkan selain dapat memberi harapan baru pemulihan ekonomi juga menjadi upaya yang efektif menekan penyebaran Covid-19 di Kota Tangerang. (WARTAKOTA/Nur Ichsan)Pemkot Tangerang kembali menggelar penyuntikan vaksin Covid-19 kepada 3000 orang peserta dengan sasaran pedagang pasar, karyawan dan tenan mal yang digelar di 3 lokasi adalah di Pasar Anyar, Pasar Malabar dan Tangcity Mall, Senin (1/3/2021). Pemberian vaksin ini diharapkan selain dapat memberi harapan baru pemulihan ekonomi juga menjadi upaya yang efektif menekan penyebaran Covid-19 di Kota Tangerang. (WARTAKOTA/Nur Ichsan) (WARTAKOTA/Nur Ichsan)

"Adapun penyebab kegagalan deep freezer, pemasok akan mengunjungi institusi medis hari ini, membawa produk pengganti, mengumpulkan deep freezer yang rusak, dan menyelidiki penyebabnya," kata Kepala Sekretaris Kabinet Katsunobu Kato.

Selain itu, institusi berencana mengirimkan 195 kontainer baru untuk vaksin yang diharapkan untuk inokulasi sebelumnya setelah mengganti deep freezer.

"Pada titik ini diketahui penyebab penyimpangan suhu penyimpanan. Namun berdasarkan hasil survei pemasok, kami ingin segera mempertimbangkan tindakan yang diharapkan," lanjut Kato.

Sementara itu bagi WNI yang berkeinginan vaksinasi Covid-19 di Jepang dapat menghubungi Forum BBB, kelompok usaha WNI yang berdomisili di Jepang dengan email: [email protected] subject: Vaksinasi

Comments