10 Tahun Sengketa, Australia dan Timor Leste Sepakat Negosiasikan Batas Laut

Internasional

News / Internasional

10 Tahun Sengketa, Australia dan Timor Leste Sepakat Negosiasikan Batas Laut

10 Tahun Sengketa, Australia dan Timor Leste Sepakat Negosiasikan Batas Laut

KEPONEWS.COM - 10 Tahun Sengketa, Australia dan Timor Leste Sepakat Negosiasikan Batas Laut AUSTRALIA dan Timor Leste telah terlibat sengketa perbatasan laut di kawasan Celah Timor dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Kini kedua negara tetangga tersebut telah sepakat untuk mendiskusikan...
Loading...

AUSTRALIA dan Timor Leste telah terlibat sengketa perbatasan laut di kawasan Celah Timor dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Kini kedua negara tetangga tersebut telah sepakat untuk mendiskusikan permasalahan terkait sengketa perbatasan wilayah laut.

Diwartakan The Guardian, Senin (9/1/2017), pertemuan ini diharapkan akan mampu mengakhiri perselisihan dan mencapai kesepakatan bersama. Kesepakatan tersebut yaitu terkait disepakatinya batas wilayah laut permanen di kawasan Celah Timor dan tentang pembahasan pembagian keuntungan.

BERITA REKOMENDASI


Wilayah Celah Timor dikenal sebagai kawasan yang kaya dengan minyak dan gas bawah laut. Canberra dan Dili diperkirakan akan membagi pendapatan hasil dari penjualan minyak dan gas tersebut.

Potensi alam di Celah Timor mampu meraup keuntungan sekira USD40 juta. Sebelumnya, sengketa batas wilayah laut antara Australia dan Timor Leste telah dimulai sejak 2002. Hal tersebut sempat beberapa kali memicu ketegangan antar-dua negara.

Hubungan kedua negara semakin memanas setelah pada 2012 Timor Leste menuduh Australia telah menaruh mata-mata di negara mereka. Timor Leste menganggap tindakan Australia tersebut tidak bisa dibenarkan meskipun Australia secara tegas telah membantah tuduhan yang dilontarkan Timor Leste.

Australia diketahui turut membantu kemerdekaan Timor Leste pada 1999. Namun, sejak 2002 Australia selalu menghindar untuk menyelesaikan permasalahan pengaturan batas wilayah laut. Akibatnya, sengketa wilayah terus bergulir dan Timor Leste memutuskan untuk melaporkan kasus sengketa ini ke PBB dan Pengadilan Arbitrase Internasional (PCA).

Setelah sempat beberapa kali menolak pertemuan, Australia akhirnya bersedia untuk kembali menggelar negosiasi. Perwakilan kedua negara menyebut bahwa penyelesaian sengketa telah mengalami perkembangan ke arah yang lebih baik.

"Para pihak menyadari pentingnya memberikan stabilitas dan kepastian terkait minyak dan kepentingan di Laut Timor. Pertemuan akan menyusun kerangka kerja yang stabil untuk

operasi minyak dan pengembangan sumber daya di Laut Timor. Pemerintah Timor Leste dan Australia masing-masing telah dikonfirmasi tentang komitmen mereka untuk menegosiasikan batas maritim permanen di bawah naungan komisi ungkap pernyataan bersama Menteri Luar Negeri Australia, Julie Bishop dan Menlu Timor Leste, Hernani Coelho.

Selain itu, pertemuan diharapkan mampu membangun kepercayaan antar-dua negara. (rav)

10 Tahun Sengketa, Australia dan Timor Leste Sepakat Negosiasikan Batas Laut

Comments